Analysis of Factors associated with Nurses’ Compliance on the Implementation of Hand Hygiene

  • Yuanita Ananda Andalas University, Padang
  • Netty Suharti , Andalas University, Padang
  • Mira Susanti M. Djamil Hospital, Padang
Keywords: Compliance, Hand hygiene, Nurses

Abstract

Background: Nosocomial infections are a major problem facing in the hospitals and can be spread by hand contact. Hand hygiene is one of the easier and more effective ways to prevent the nosocomial infection. Purpose: To determine kind of factors associated with nurses’ compliance in implementing hand hygiene at the inpatient installation in hospital. Method: It was an analytical descriptive study which collected the data through cross sectional design. The sample was 73 nurses taken by using proportional random sampling. Results: The result of the study showed that the nurses perceives high motivation (60,3%), high social support (56,2%), high knowledge (93,2%), complete facility (54,8%), good supervision (54,8% %),  and nurse compliance (76.7%). There is no significant relationship between social supports, knowledge, facilities, and supervision factors with nurse compliance of hand hygiene implementation. However, there is a relationship between motivation factor and nurse compliance in implementing the hand hygiene. Conclusion: Therefore, it is recommended for the hospital to give rewards to the nurses who implement the hand hygiene properly and provide appropriate punishment for those who do not implement the hand hygiene properly

Author Biographies

Yuanita Ananda, Andalas University, Padang

Postgraduate Nursing Sudent (Nursing Management), 

Netty Suharti, , Andalas University, Padang

Senior Lecturer, Faculty of Pharmacy

Mira Susanti, M. Djamil Hospital, Padang

Senior Clinical Instructor in Nursing, 

References

Alex S. Nitisemito, 2003. Manajemen Personalia. Jakarta: Ghaha Indonesia.
Arikunto. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.
Ayu. (2013). Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Enam Langkah Lima Momen Cuci Tangan Di Ruang Intensif Rsup Sanglah. Tugas Akhir. PSIK FK Universitas Udayana Denpasar. Tidak dipublikasikan.
Bahry, Noor. (2013). Pengaruh motivasi kerja dengan kinerja perawat pelaksana di unit rawat inap RS. Stella Maris Makassar. Tesis. Makasar. FKM Universitas Hasanudin. Tidak dipublikasikan.
Betty, S. (2012). Infeksi Nosokomial. Yogyakarta: Nuhamedika.
Burns, Nancy & Grove, Susan K. (2008). The practice of nursing research : Conduct, critique, and utilization. (4th ed). Philadelphia : W.B. Saunders.
Catur, Jayu. (2012). Gambaran tingkat kepatuhan perawat akan cuci tangan dalam terapi oksigen dan tingkat kejadian pneumonia periode tahun 2012 dan tahun 2013 di rsud dr. Rubini mempawah. Tesis. Untan Kalimantan Barat. diperoleh tanggal 30 Maret 2014.Cochrane, J (2003). Infection control audit of hand hygiene facilities. Journal of advanced nursing, 33(8): 8-20.
Curtis, E., & O'Connell, R. (2011). Essential leadership skills for motivating and developing staff. Nursing Management,. Journal of advanced nursing, 18(5), 32-5.
Dahlan, Sopiyudin. (2013). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Darmadi. (2008). Infeksi Nosokomial Problematika dan Pengendaliannya. Jakarta: Salemba Medika.
(Data tidak dipublikasikan). (2011). Rumah Sakit Umum Pusat Dr.M.Djamil Padang. Padang: Profil Rumah Sakit.
(Data tidak dipublikasikan). (2013). Rumah Sakit Umum Pusat Dr.M.Djamil Padang. Padang: Bidang Keperawatan.
Erna. (2010). Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dalam melaksanakan standar asuhan keperawatan di RSJ Tampan. Tesis. Padang. Magister Manajemen Universitas Andalas. Tidak dipublikasikan.
Haeriyanto, S dkk. (2007). Faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi perawat dalam melakukan dokumentasi keperawatan. FIK UI tidak dipublikasikan.
Handoko, H dkk. (2000). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Edisi II. Yogyakarta: BPFE.
Ilyas, Y. (2004). Perencanaan SDM Rumah Sakit. Teori, Metoda dan Formula. Edisi Revisi. Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan FKM UI. Jakarta.
Inayatur. (2005). Hubungan Pengetahuan Terhadap Perilaku Cuci Tangan Petugas Kesehatan di Bagian Ilmu Kesehatan Anak BLU RSUP Prof DR RD Kandou Manado. Skripsi. Manado: FK Universitas Sam Ratulangi Manado. Tidak dipublikasikan.
JCI Patient Safety.SBAR: a shared mental model for improving communication between clinician.2006.32(3) 167-175 https://www.jcipatientsafety.org/docViewer.aspx diperoleh 27 Juni 2017.
Kadek. (2013). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Mencuci Tangan Petugas Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Bandung. Tesis. Bandung: PS IKM FK Universitas Udayana. Tidak dipublikasikan.
Kohn, Corrigan dkk. (2000). Building A Safer Health System. Washington DC: National Academy Press.
Kurniadi, A. (2013). Manajemen keperawatan dan prospektifnya. Jakarta: FIK UI.
Linda Tietjen, Debora Bossemeyer, Noel McIntosh. (2004). Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Sumber Daya Terbatas.Yayasan Bina Pustaka, JNPKKR. Jakarta.
Mathis. Robert L & Jhon H Jakson. (2006). Human Resource Management. Jakarta : Salemba Empat.
Mehta, S., M.D., Hadley, S., Bosco, Joseph M.D. (2013). Impact of preoperative MRSA screening and decolonization on hospital-acquired MRSA burden. Clinical Orthopaedics and Related Research. Journal of advanced nursing 471(7), 2367-71.
Notoatmojo, S. ( 2010 ). Metedologi Penelitian Keehatan. Jakarta : Rineka Cipta Sayuti. (2007).
Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam praktek keperawatan professional. Jakarta : Salemba Medika.
Perdalin. (2010). Handout Pengendalian Infeksi Nosokomial. Jakarta.
Puspitasari. (2007). Inspections of Hand Washing Supplies and Hand Sanitizer in Public School. Jurnal Manajemen Keperawatan. Volume 1, no2 Oktober 2007: 100-125.
Risma. (2008). Hand hygiene compliance and nurse patient ratio descriptive studi. Jurnal Manajemen Keperawatan. Volume 1, no 3 November 2008: 89-98.
Rosita (2008). Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Tingkat Kepatuhan Perawat Melakukan Cuci Tangan di Rumah Sakit Columbia Asia Medan. Skripsi. Universitas Darma Agung Medan. Tidak dipublikasikan.
Siagian, Sondang. (2008). Teori Motivasi dan Aplikasinya. Jakarta: Rineka Cipta
Sri, M. (2010). Kepatuhan Hand Hygiene di Rumah Sakit Immanuel Bandung. Tesis FIK UNPAD. Tidak dipublikasikan
Stedman, S. (2012). Workplace Hand Hygiene and Wellness: A Survey of Knowledge, Beliefs, and Practices. Journal of advanced nursing, 60 (11): 477-485.
Sukriani. (2013). The related organization factor with implementation of universal precautions by nurse in inpatient unit of Rsup dr.wahidin sudirohusodo Makassar. Jurnal of advanced nursing, 33(4): 356-379
Tim Penyusun Bahan Akreditasi JCI. (2013). Buku Panduan Keselamatan Pasien (Patient Safety). Jakarta
Tousman. (2007). Evaluation of a Hand Washing Program for 2nd-Graders. Journal of advanced nursing, 46(5): 340-459
Zakiah. (2012). Hand hygiene: product preference and compliance. Journal of advanced nursing, 17(8): 421-43.
Published
2018-07-01